News Langkah Preventif Pemdes Bukur Cegah Penyalahgunaan Narkoba . Terbaru
![]() |
| Kades Bukur Ratna Detaria Diyandari, SH., bersama Wakapolsek Jiwan Iptu Sumaryadi (tengah) dan Kanit Binmas Polsek Jiwan saat membuka sosialisasi. |
Bukuronline.com � Maraknya penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba) menjadi sebuah permasalahan serius yang jika dibiarkan bisa merusak generasi penerus bangsa.
Sadar akan bahaya yang begitu nyata, Pemerintah Desa Bukur melalui program LPKMD tahun anggaran 2017 menggelar Sosialisasi Pemantauan dan Pencegahan Penyelahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif yang dilaksanakan di Kantor Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (18/1/2018).
Kegiatan ini diikuti sekitar 60 warga Bukur yang berasal dari berbagai unsur. Meliputi kepala rumah tangga, ibu-ibu dan unsur pemuda-pemudi.
Hadir pada kegiatan ini Wakapolsek Jiwan Iptu Sumariyadi yang didampingi Kanit Binmas Polsek Jiwan, perwakilan Puskesmas Jiwan yang sekaligus sebagai pemateri acara. Pun, kegiatan ini juga diikuti seluruh Perangkat Desa Bukur, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Bukur.
Kepala Desa Bukur Ratna Detaria Diyandari SH., mengatakan narkoba sangat berbahaya karena bisa merusak generasi.
Apalagi, sasaran peredaran narkoba selama ini notabene adalah generasi muda. Karena itu, diperlukan langkah kongkret dari semua pihak dalam usaha memerangi penyalahgunaan narkoba.
"Kegiatan seperti ini merupakan tindakan pencegahan dini. Jangan sampai narkoba masuk ke Desa Bukur," ujar Ratna.
Wakapolsek Jiwan Iptu Sumaryadi menambahkan, memberikan pengetahuan seputar bahaya Narkoba seperti ini adalah langkah preventif.
Diharapkan, masyarakat mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan seputar bahaya narkoba.
"Wawasan yang didapat bisa disampaikan kepada keluarga dan tetangga disekitarnya," pungkas Wakapolsek Jiwan.
Selain narkoba, masalah penyakit menular seksual (PMS) juga merupakan hal yang wajib diwaspadai. Karena itu, selain sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pada kesempatan ini juga disampaikan materi tentang bahaya penyakit menular seksual (PMS) oleh pemateri dari Puskesmas Jiwan.
Fokus pembahasannya yakni seputar apa itu PMS, bagaimana penyebarannya, bagaimana pencegahannya, dan apa yang harus dilakukan jika ada warga yang terjangkit PMS. (red)




