News Persiapkan SDM Untuk Perencanaan Pembangunan Desa Di Segala Sektor. Terbaru
Bukuronline.com � Wilayah kumuh memang menjadi momok bagi sebuah desa. Banyak faktor yang menjadi perhatian terkait masalah wilayah kumuh.
Hal itu menjadi pokok bahasan oleh tiga orang fasilator program Kotaku wilayah dampingan Kecamatan Jiwan yakni Merlita Febrianti, Widodo dan Adrin Ardiansyah saat memberikan pelatihan seputar memorandum program perencanaan desa kepada unsur LKM Barokah, Kepala Desa Bukur beserta perangkatnya.
Materi pelatihan yang dilaksanakan dua hari (13-14/10/2017) di kantor desa ini dibagi menjadi empat langkah. Dimana langkah pertama dan kedua dilaksanakan di hari pertama, sedangkan langkah ketiga dan keempat diberikan pada hari kedua pelatihan.
Widodo mengatakan langkah pertama materinya seputar pemetaan batas desa, potensi, gambaran umum desa, akar permasalahan desa.
"Intinya untuk mengurangi wilayah kumuh desa," imbuhnya.
Adrin Ardiansyah menambahkan, untuk langkah kedua seputar menggali permasalahan kumuh di desa. Dan untuk langkah ketiga mengarah ke aspek pengembangan potensi desa.
Sedangkan langkah keempat adalah rencana aksi mengatasi masalah di wilayah terkumuh yang ditentukan disepakati bersama dengan TIPP desa, LKM, dan perangkat desa melalui pemetaan yang dilakukan sebelumnya.
Sementara Merlita Febrianti menjelaskan, inti pelatihan ini ada tujuh. Yakni Tim Inti Perencanaan Partisipatif (TIPP), LKM dan Kades, On The Job Training (OJT), Vocational Training (ketrampilan), pelatihan relawan, pelatihan pengelaoan keuangan dan penerbitan media warga. (tim)


