News Jaring Aspirasi Masyarakat, Pemdes Bukur Gelar Musrenbangdes. Terbaru
Bukuronline � Pemerintah Desa (Pemdes) Bukur bersama BPD menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2018 di Kantor Desa Bukur, Jum'at malam (22/9/2017).
Sedikitnya 60 orang hadir untuk mengikuti musyawarah ini, dari segenap elemen masyarakat dan Lembaga Desa seperti Kepala Desa beserta perangkat, BPD, LPKMD, seluruh ketua RT dan Ketua RW, tokoh masyarakat, pemuda, bidan desa, PKK, Pengurus BUMDes, dan pendamping lokal desa (PLD) serta perwakilan dari Kecamatan Jiwan.
Musyawarah ini membahas beberapa agenda penting diantarnya penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (selanjutnya disingkat RKP-Desa) untuk tahun 2018, yang merupakan penjabaran dari dokumen RPJM-Desa, dimana telah dilakukan review dengan menambahkan daftar aspirasi dan usulan kegiatan dari masing-masing RT, serta melaporkan pencapaian pembangunan dari tahun 2015�2017 pada Musyawarah Desa yang telah dilaksanakan pada bulan Juni lalu.
Kades Bukur Ratna Detaria Diyandari, SH., mengatakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini adalah salah satu tahapan penting yang harus dilaksanakan, dimana dari RKP-Desa tersebut yang akan menjadi dasar penyusunan APBDesa tahun anggaran 2018. Dari Musyawarah ini, lanjut Ratna, yang akan menentukan arah pembangunan Desa Bukur selama satu tahun kedepan.
"Jadi malam ini kita memastikan mana yang didahulukan dan yang menjadi prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sekaligus menampung usulan atau aspirasi susulan dari masyarakat. Untuk tahun 2018 nanti InsyaAllah kita akan adakan pemerataan pembangunan," terang Ratna.
Berdasarkan amanah prioritas Dana Desa (DD) dan sesuai Visi Misi Pemerintah Desa Bukur, pada Musrenbangdes kali ini telah disepakati bahwa beberapa prioritas kegiatan yang masuk dalam RKP-Desa antara lain: melanjutkan Rehab Pasar Desa, melanjutkan Pembangunan Gedung PKK, Posyandu & sarana olah raga, penguatan BUMDES, perbaikan jalan serta beberapa pembangunan Infrastruktur lainnya.
Sementara Pendamping Lokal Desa Kecamatan Heru Joko Suwarno mengatakan acara ini sangat bermanfaat. Karenanya jangan sampai ada aspirasi rakyat yg terlewat. Karena RKP akan menjadi dasar menyusun APBDes.
Heru juga sempat melontarkan pujian kepada Desa Bukur. Menurutnya Desa Bukur bisa dijadikan pioner bagi desa lain.
"Beberapa hal seperti penerangan jalan umum, desa lain belum sampai kesitu. Apalagi guyub rukun antar lembaga, dan partisipasi rakyat dalam rapat seperti ini masyarakat Bukur antusiasnya tinggi," ungkap Heru.
Terkait pembangunan, Heru menghimbau agar tidak hanya mengejar kuantitas dlm pembangunan, tetapi kualitas juga harus dipikirkan. Dan hasil pembangunan juga dimanfaatkan dan dirawat sebaik-baiknya.
"Semua itu adalah untuk kepentingan kita bersama. Agar apa yang telah dibangun bisa bertahan lama. Contohnya selokan, jalan dan lain-lain. Pun, Kemdes mengharapkan adanya dana transfer seperti DD dan ADD tidak menghilangkan swadaya masyarakat," pungkas Heru. (*)