Posts

Apakah Rasulullah Sholat Dhuha Tiap Hari?

Image
TANYA: Apakah Rasulullah melakukan sholat sunat Dhuha tiap hari? JAWAB: Tidak. Belum ditemukan keterangan atau riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah Saw medawamkan  atau membiasakan shalat sunah Dhuha setiap hari. Hanya disebutkan, Rasulullah Saw  sering   melaksanakan Shalat Dhuha dan hukum shalat dhuha ini “ sunah muakkadah ” (sunah yang sangat dianjurkan). Mu’adzah berkata: “Aku bertanya kepada ‘Aisyah r.a.: “Apakah Rasulullah Saw sering mengerjakan shalat dhuha?” Ia menjawab: “Tentu, beliau sering mengerjakan shalat dhuha empat rakaat, bahkan lebih dari itu, seluang waktu yang diberikan Allah Ta'ala ” (HR. Muslim). Abdullah bin Syaqiq pernah bertanya kepada Aisyah r.a. : "Apakah Rasulullah SAW melaksanakan sholat dhuha ?" Ia menjawab: "Tidak, kecuali jika beliau pulang dari berpergian " (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, An-Nasa'i). Dari Ka’ab bin Malik r.a., " Rasulullah SAW bila datang dari berpergian, beliau datang ke masjid dan melaksa...

Hukum Kumandang Bacaan Quran di Masjid Sebelum Shalat Jumat

Image
Hukum Kumandang Bacaan Al-Quran di Masjid Sebelum Shalat Jumat TANYA: Di waktu menjelang shalat atau khutbah jumat, ada atau banyak masjid yang suka mengumandangkan atau memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran via pengeras suara (speaker), tapi ada juga yang tidak. Mohon penjelasan, bagaimana hukumnya? JAWAB : Masjid yang memperdengarkan lantunan ayat suci Al-Quran via pengeras suara sebelum masuk waktu shalat Jumat menganggapnya sebagai "pengingat" agar kaum Muslim bersiap-siap ke masjid untuk sholat Jumat atau mengingatkan umat Islam bahwa hari ini adalah hari Jumat. Pengurus masjid yang tidak melakukannya menilai hal tersebut “mengada-ada” dan/atau khawatir hal itu "membuat tidak nyaman" warga sekitar masjid. Sejauh ini, kami belum menemukan keterangan (dalil) yang menyebutkan hal tersebut dilakukan atau terjadi pada masa Rasulullah Saw dan para sahabat. Karenanya, sebagian ulama berpendapat, memperdengarkan bacaan Al-Quran sebelum adzan Jumat (juga adzan wa...

Mayoritas Penghuni Neraka adalah Wanita

Image
Apa Sebabnya Mayoritas Penghuni Neraka adalah Wanita?   IBNU Abbas r.a. berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda: "Saya melihat ke dalam surga, (dan ternyata) kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir (miskin), dan saya melihat ke dalam neraka (dan ternyata) kebanyakan penghuninya adalah wanita." Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a., diterangkan, Rasulullah Saw bersabda: "Saya melihat ke dalam surga (dan ternyata) kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir, dan saya melihat ke dalam neraka (dan ternyata) kebanyakan penghuninya adalah orang-orang kaya dari kaum wanita." Dalam hadis shahih yang diriwayatkan Abdullah bin Umar r.a. diterangkan, Rasulullah Saw bersabda: "Wahai para wanita, bersedekahlah dan banyak-banyaklah ber-istighfar karena sungguh aku melihat kalian (wanita) sebagai mayoritas penghuni neraka." Tiba-tiba salah seorang di antara mereka yang paling pandai bertanya, "Wahai Rasulullah, kenapa kam...

Hukum Mengamalkan Hadits Dhoif

Image
Apa Hukum Mengamalkan Hadits Lemah atau Dhaif? TANYA:  1. Bagaimana bisa ibadah sholat Awwabin yang haditsnya lemah masuk pada ibadah utama? 2. Bagaimana hukum memakai (mengalamkan) hadits dhoif? JAWAB : 1. Tidak ada yang mengatakan atau memasukkan sholat awwabin --yaitu shalat sunat yang dikerjakan setelah Sholat Maghrib dan Ba'diyahnya (Ba'da Magrib)-- sebagai ibadah utama, karena haditsnya lemah ( dhoif ) menurut para ulama ahli hadits. Menurut mayoritas ulama, tidak mengapa jika seseorang mengerjakan shalat setelah itu (Ba’diyah Maghrib)m dengan mengerjakan enam, delapan, sepuluh, atau lebih banyak raka'at lagi. Itu termasuk  Fadlaiul A'mal  (keutamaan ibadah). 2. Banyak ulama membolehkan mengamalkan hadits lemah (dhoif) sepanjang menyangkut amal sholeh ghair-mahdhoh, untuk keutamaan ibadah ( fadhoilul a’mal ). Hal itu seperti dikatakan Imam An-Nawawi dalam Muqaddimah  Hadits Arba`in -nya. Namun, hadits lemah tidak bisa dijadikan  hujjah  atau dali...

Rutin Beramal, Meski Sedikit, Disukai Allah SWT

Image
Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinyu (terus-menerus) walaupun sedikit.   YANG dimaksud amal dalam Islam adalah perbuatan baik yang mengandung manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Dengan cara beramal itulah kehidupan seorang Muslim akan berkah, bahagia di dunia dan akhirat. "Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" (QS. An-Nahl:97). Amal ibadah atau kebaikan harus dilakukan terus-menerus, rutin, sepanjang waktu. Seorang ulama mengatakan, sesungguhnya orang yang saleh adalah orang yang rajin ibadah sepanjang tahun. Sahabat Nabi Saw, ’Alqomah, pernah bertanya pada Sitiu ’Aisyah mengenai amalan Rasulullah Saw, ”Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab, ”Beliau Saw ti...

Keep Smile karena Senyum Memberimu Kekuatan

Image
SENYUM itu sedekah. Senyum itu ibadah dan kebaikan. Selain berpahala, senyum juga menyehatkan. Senyum itu sama dengan olahraga ringan selama 20 menit! Senyum itu menebar kasih, kebahagiaan, dan keakraban. Dalam Public Speaking, senyum menjadi hal utama yang wajib dilakukan untuk relaksasi, mengatasi ketegangan atau grogi. Senyum melancarkan aliran darah. Begitu pentingnya senyum, Islam pun memberikan perhatian khusus soal "setengah tertawa" ini. " Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah,” jelas Nabi Muhammad Saw dalam hadits populer Riwayat Tirmizi dan Abu Dzar. "Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah," sabda beliau dalam hadits yang lain (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi). Rasulullah Saw mengingatkan juga: “Jangan meremehkan sedikit pun dari amal kebaikan, meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri (senyum)” (HR. Muslim). Menurut ilmu kesehatan, olahraga terbaik dan paling efektif untuk wajah adalah dengan te...

Muslim yang Baik Hindari Hal 'Gak Penting'

Image
MUSLIM yang baik akan selalu berusaha meninggalkan kesia-siaan atau menjauhi hal-hal yang gak penting dan tidak bermanfaat.  Orang beriman akan selalu berikhtiar mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat bagi diri dan orang lain, serta membawa dampak positif di dunia dan di akhirat. Diriwayatkan dari Abi Hurairah, ia berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Termasuk dari kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak penting baginya.” (HR Tirmidzi). Imam Ibnu Rajab mengatakan dalam Jami'ul 'Ulum wal Hikam: " Sesungguhnya barangsiapa yang baik Islamnya pasti ia meninggalkan ucapan dan perbuatan yang tidak penting/bermanfaat baginya. Ukuran penting atau bergunanya itu tentu ditimbang dari syari'at, bukan menurut rasio atau akal, atau hawa nafsu.” Umar bin Abdul Aziz berkata: “Barangsiapa yang membandingkan antara ucapan dan perbuatannya, maka ia tidak akan berbicara kecuali hanya dalam hal yang penting saja.” Imam Ibnu Qoyyim dalam Ad-Daa'u wad Dawaa' ...